Guru Penggerak adalah seorang guru yang memiliki peran kunci dalam mendorong implementasi konsep Merdeka Belajar. Mereka adalah pionir perubahan dalam pendidikan yang menginspirasi dan membimbing siswa serta rekan guru lainnya dalam mengadopsi pendekatan baru ini. Berikut adalah beberapa karakteristik dan peran yang dimiliki oleh Guru Penggerak:
Inovatif: Guru Penggerak memiliki jiwa inovasi dan kreativitas dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang menarik dan relevan bagi siswa. Mereka mencari cara baru untuk mengajar dan mendorong siswa dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan.
Pembelajar seumur hidup: Guru Penggerak selalu berkomitmen untuk meningkatkan diri dan terus belajar. Mereka mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang pendidikan, teknologi, dan metode pembelajaran, serta memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan dan kolaborasi dengan sesama guru.
Pendamping dan fasilitator: Guru Penggerak berperan sebagai pendamping dan fasilitator dalam proses pembelajaran. Mereka mendorong siswa untuk mengambil peran aktif dalam belajar, memberikan dukungan, dan memfasilitasi kolaborasi antarsiswa serta interaksi yang mendorong pemikiran kritis dan kreativitas.
Pengelola lingkungan pembelajaran: Guru Penggerak menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, aman, dan mendukung. Mereka membangun hubungan yang baik dengan siswa, memahami kebutuhan individu mereka, dan menciptakan ruang di mana siswa merasa didengar dan dihargai.
Kolaborator: Guru Penggerak bekerja sama dengan sesama guru, tim pengajar, serta stakeholder lainnya dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Mereka berbagi pengalaman, ide, dan praktik terbaik, serta saling mendukung dalam menghadapi tantangan dan mencapai tujuan bersama.
Pemimpin perubahan: Guru Penggerak adalah pemimpin dalam mendorong perubahan positif dalam sistem pendidikan. Mereka membagikan visi Merdeka Belajar kepada rekan guru, memotivasi dan membimbing mereka dalam mengadopsi pendekatan baru ini, serta berperan sebagai contoh teladan dalam implementasi Merdeka Belajar.
Penghubung dengan komunitas: Guru Penggerak menjalin hubungan yang erat dengan komunitas di sekitar sekolah. Mereka melibatkan orang tua, anggota komunitas, serta pihak-pihak eksternal lainnya dalam pembelajaran siswa. Mereka juga mengidentifikasi dan memanfaatkan sumber daya lokal untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.
Guru Penggerak memiliki peran penting dalam mewujudkan visi Merdeka Belajar. Mereka menjadi agen perubahan yang menginspirasi dan mempengaruhi siswa serta rekan guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang memberdayakan dan merangsang pertumbuhan siswa secara holistik.
Profil Pelajar Pancasila adalah gambaran mengenai karakteristik dan nilai-nilai yang diharapkan dimiliki oleh pelajar yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia. Berikut ini adalah beberapa komponen yang dapat membentuk profil pelajar Pancasila:
Memiliki pemahaman mendalam tentang Pancasila: Pelajar Pancasila memiliki pemahaman yang baik tentang konsep dan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Mereka memahami sila-sila Pancasila (Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menghormati keberagaman: Pelajar Pancasila menghormati dan menghargai keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang ada di Indonesia. Mereka menghindari diskriminasi, intoleransi, dan segala bentuk tindakan yang merugikan atau merendahkan martabat individu atau kelompok.
Mengedepankan semangat gotong royong: Pelajar Pancasila memiliki semangat gotong royong dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka berpartisipasi dalam kegiatan sosial, sukarelawan, atau kegiatan lain yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Menjunjung tinggi norma dan etika: Pelajar Pancasila menjunjung tinggi norma dan etika dalam berinteraksi dengan orang lain. Mereka mematuhi aturan, menghormati hak dan kewajiban masyarakat, serta menjaga integritas dan moralitas dalam segala tindakan.
Berkomitmen pada keadilan dan kesetaraan: Pelajar Pancasila memiliki kesadaran akan pentingnya keadilan sosial dan kesetaraan bagi semua warga negara. Mereka melawan segala bentuk diskriminasi, ketidakadilan, dan ketimpangan yang ada dalam masyarakat.
Mengembangkan sikap bertanggung jawab: Pelajar Pancasila memiliki sikap bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mereka sadar akan pentingnya kontribusi positif dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambil.
Mengembangkan jiwa patriotisme: Pelajar Pancasila memiliki rasa cinta dan kebanggaan terhadap negara dan bangsa Indonesia. Mereka memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berupaya untuk berkontribusi dalam memajukan bangsa dan negara.
Profil Pelajar Pancasila mencerminkan cita-cita dan harapan terhadap generasi muda Indonesia yang memiliki kesadaran akan nilai-nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendidikan dan pembinaan yang tepat, diharapkan pelajar dapat menjadi agen perubahan yang membangun masyarakat yang adil